Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Short Story

Kopi itu Perihal Rindu

Photo, Muhammad N.G Putaran air yang jatuh ke paper filter Hario V60 berhenti seketika ketika mataku melihat seseorang yang tidak asing. Pria itu datang kembali setelah satu minggu tidak mengisi meja di pojok dekat jendela. Kali ini ia memakai kemeja biru dongker dengan lengan yang digulung sampai ke siku, aku menyukai kekhasaannya itu. Ia mengusap-usap rambutnya yang basah, membuat mataku melirik pintu masuk. Hujan tampak lebat, tak heran ia datang hanya untuk menghabiskan waktu bersama kopi yang sama. “Malabar menggunakan chemex ,” katanya. Aku mengangguk mengerti. Tak pernah memesan jenis kopi lain, ia hanya mengubah jenis seduhannya. Aku rasa ia ingin mencari karakteristik rasa yang dihasilkan dari seduhan manual berbeda. Sikapnya begitu dingin. Ia datang memesan, duduk, meminum kopinya, lalu memuji seduhanku sebelum meninggalkan kedai. Terkadang pujiannya membuatku tak berhenti tersenyum. Aku masih memandang punggungnya yang berjalan menuju meja dekat jendela setelah m...

Waktu Tak Berpihak

Sebuah perjalanan membutuhkan saatnya berhenti untuk berpikir sejenak dan memilih keputusan yang tepat.  Ribuan karbon monoksida tak terhitung menerpa wajahku. Entah akan sepekat apa ketika tissue membersihkan wajah ini. Kaki tidak tahu sudah berjalan sejauh mana hanya untuk memikirkan keputusan yang harus kuambil. Semoga tak ada seseorang menyapa dan tak ada seseorang yang mengenalku. Kali ini aku masih tidak berselera diganggu oleh siapa pun. Aku masih harus memikirkan hal masa depan. Seseorang menabrak pundakku ketika mobil angkutan sudah berhenti tepat di depanku. Halte ini tak pernah sepi, pemberhentian kendaraan umum sekarang sudah teratur, sehingga tidak ada lagi kemacetan. Karyawan kantor tidak lagi berdesak-desakan di jalan, tidak lagi harus merapikan diri kembali setelah turun dari kereta. Pemimpin perusahaan tidak lagi melihat keterlambatan karyawan karena alasan macet, menunggu kereta, dan hal-hal lain di jalan. Aku menyapu jalanan sekitar, para karyawan k...