Langsung ke konten utama

Postingan

Menunggu Hujan Menghilang

Hujan itu datangnya satu, tetapi keroyokan.~ Hujan? Berbicara mengenai hujan pasti berbicara mengenai kenangan. Hahaha..., aku lupa jika aku tidak memiliki kenangan bersama hujan. Hanya kenangan di duniaku sendiri yang tokohnya kuciptakan sendiri dan sandiwaranya kumainkan sendiri lalu panggungnya kuhancurkan sendiri. Photo by, Prajna Farravita Aku tidak memiliki kenangan apa-apa mengenai hujan, tetapi hujan selalu hadir di dalam imajinasi. Datangnya itu satu topik, tetapi keroyokan hingga membuatku ingin menumpahkan semuanya. Namun, sulit, sekarang yang aku tahu hidupku t’lah berubah. Semua itu karena aku sudah bangun dari komaku. Meskipun begitu, bukan berarti paradigmaku juga ikut berubah. Tidak. Aku tetap bisa menciptakan duniaku sendiri di tengah-tengah berisiknya ocehan yang menghasilkan canda tawa dengan berbagai paradigma yang bisa aku ambil. Bersama senja dan hujan, mereka. Orang-orang baru yang baru kukenal sama sekali tidak mengganggu imajinasiku yang masi...

Menangislah Sebenar-benarnya

Photo by, Prajna Farravita Menangis dan keluarkanlah air mata yang sebenar-benarnya~ Percaya atau tidak bahwa hidayah diperuntukkan kepada orang-orang pilihan. Datangnya dari berbagai sudut yang tidak terduga. Tinggal bagaimana panca indra dan perasaan serta akal dan pikiran menanggapinya. Hidayah itu datang dari seseorang yang menahan tangisnya ketika mengutarakan bagaimana Tuhan (Allah) merupakan Dzat Yang Maha Menerima Taubat.--Bahan materi itu terdapat di dalam Asmaul Khusnah poin ke-80, “Attaubat”. Laki-laki ‘tak boleh menangis? Lalu bagaimana jika laki-laki itu menangis karena melihat dirinya sendiri terhadap Tuhan (Allah). Orang melihatnya sudah taat, padahal di hadapan Allah belum, meskipun taat itu tunduk tanpa syarat. Apabila tangisan itu ialah tangisan yang dikeluarkan oleh sebenar-benarnya, mengapa tidak? Kala itu, malam selepas hujan dan aroma rumput basah masih tercium. Ia tampil berbeda menurutku. Segalanya serba putih termasuk kopyah putih yang ti...

Apa yang Harus Diperbaiki dari MJ Tas Branded Batam?

Sumber Gambar  s3.amazonaws.com Penggila belanja online ? Tentu saja menemukan toko online shop yang cocok dan mudah diselami menjadi salah satu keinginan tersendiri. Dalam pembuatan website online shop memang tidak mudah, memerlukan perencanaan yang matang dengan konsep yang menarik. Selain tampilan, toko online shop juga memerlukan produk-produk mumpuni, sehingga pengunjung dapat melihat bagaimana setiap detail produk yang terpampang. Hal ini didasari oleh foto produk yang menarik dan jelas membuat mata pengunjung ingin melihatnya lebih detail. Apalagi dengan jumlah produk yang tidak sedikit, tampilan pada sebuah katalog juga perlu menonjolkan setiap sisi produk. Seperti pada MJ tas branded Batam yang terus melakukan perbaikan dalam berbagai segi. Toko online shop peranannya penting dalam menciptakan kemenarikan bagi pelanggan. Tidak heran, setiap toko online shop terus melakukan inovasi, baik dari segi produk ataupun fasilitas belanja. Kualitas dan pembaruan produ...

Apa Saja Alasan Kenapa Belanja di mjtasbranded.com Daripada di Toko Online Tas Lainnya?

Fashion pasti tidak lepas dari diri Mas Bro atau Mbak Bro, kan ? Ketika hangout atau keluar rumah tentu saja penampilan menjadi nomor satu, bukan ? Terutama untuk Mbak Bro yang selalu kekinian dengan penampilan. Tidak heran jika Mbak Bro menjadi kaum hawa nomor satu yang memiliki jadwal belanja paling rutin. Fashion yang tidak pernah lepas dari Mas Bro dan Mbak Bro ialah tas. Tas merupakan aksesoris paling penting untuk menunjang penampilan Mas Bro dan Mbak Bro. Sekarang ini untuk mendapatkan tas modern juga tidak perlu repot-repot keluar rumah. Perkembangan teknologi menjadi salah satu alternatif bagi Mbak Bro dan Mas Bro dalam mencari berbagai merk tas. Seperti mjtasbranded.com yang menyediakan tas brended dan sangat rekomendasi untuk Mas Bro dan Mbak Bro. Berikut alasannya: 1.       Menyediakan model terbaru Melalui layanan internet yang sekarang sudah mudah digunakan, toko online  bisa menyediakan tas branded modern dari Batam yang masih ma...

Kopi itu Perihal Rindu

Photo, Muhammad N.G Putaran air yang jatuh ke paper filter Hario V60 berhenti seketika ketika mataku melihat seseorang yang tidak asing. Pria itu datang kembali setelah satu minggu tidak mengisi meja di pojok dekat jendela. Kali ini ia memakai kemeja biru dongker dengan lengan yang digulung sampai ke siku, aku menyukai kekhasaannya itu. Ia mengusap-usap rambutnya yang basah, membuat mataku melirik pintu masuk. Hujan tampak lebat, tak heran ia datang hanya untuk menghabiskan waktu bersama kopi yang sama. “Malabar menggunakan chemex ,” katanya. Aku mengangguk mengerti. Tak pernah memesan jenis kopi lain, ia hanya mengubah jenis seduhannya. Aku rasa ia ingin mencari karakteristik rasa yang dihasilkan dari seduhan manual berbeda. Sikapnya begitu dingin. Ia datang memesan, duduk, meminum kopinya, lalu memuji seduhanku sebelum meninggalkan kedai. Terkadang pujiannya membuatku tak berhenti tersenyum. Aku masih memandang punggungnya yang berjalan menuju meja dekat jendela setelah m...

Bukan puisi (lagu) Cinta

Photo, Prajna Farravita Kau begitu dekat denganku Tapi, bodohnya aku, tak pernah sadar itu Kuingin Kau menyentuhku, padahal Kau sudah memelukku Kuingin Kau di sampingku, padahal Kau selalu bersamaku Mendekapku sampai aku terlelap Membiarkanku mengarungi mimpi dan berkelana dengan malam Kau bisa saja merenggutku bila kau mau Namun, kau masih memberiku segalanya agar kutahu Bagaimana kau slalu mencintaiku Kau selalu ada, bersamaku Bersama nafasku, bersama detak jantungku Kau menelusuri tubuhku bersama aliran darah, menyentuh nadiku Bodohnya aku, aku slalu melupakanMu Rasaku mengapa begitu  beku, langkahku mengapa terasa kaku Dan, kusadar itu... Aku masih, Mengabaikan cintaMu...   Prajna Vita_ Jakarta, 13 Juni 2016 09.30

Judulnya Merayu Awan

BAGAIMANA bisa meminta senja sedangkan siang masih terik? Masih mending menyemogakan jangan turunkan hujan ketika awan sudah mulai menggelap.--Harapan itu masih bisa terjadi, tetapi mengharuskan waktu terjadi itu tidak bisa seenaknya. Bagaimana bisa meminta segera datang senja kemudian meminta hujan? Masih mending menunggu sore dan berharap hujan.--Meminta itu sah-sah saja, tetapi juga tidak bisa seenaknya. Bisa aku merayu awan? Agar siang datang hujan dan sore tetap memancarkan senjanya? Mungkin bisa tetapi jangan memegang harapan besar jika tak ingin kecewa . Waktu itu berjalan pasti dan perwujudan harapan itu misteri. Lebih baik tak pernah memegang harapan agar mendapat hasil yang tak terhingga. Agar tak pernah merasakan kecewa, agar tak menyesal, dan agar tak dibelenggu rasa takut. Susutkan harapan itu sekecil-kecilnya, lalu simpan di hati yang paling dalam, tancapkan pada titik kalbu yang paling beku, dan kunci rapat-rapat, lalu buang kuncinya jauh-jauh atau ha...