Langsung ke konten utama

Postingan

Aku Rindu Hujan

Aku rindu hujan Aku rindu aroma tanah kering tersiram air hujan Aku rindu melihat titik-titik air menempel di kaca depan Aku rindu ketika hati ini bercerita penuh tekanan Aku rindu basah Aku rindu para mulut pembantah Aku rindu mulut ocehan para bedebah Aku rindu bayangan penuh kisah Aku rindu dingin Aku rindu dingin dengan hembusan angin Aku rindu dingin saat aku terjebak di sebuah tempat yang membuatku nyaman Aku rindu hujan saat menunggu deras hujan itu berhenti dan entah sampai kapan Aku rindu mengigil Aku rindu menggigil dan mulutku memanggil Aku rindu menggigil dan minuman hangat itu berusaha kuambil Aku rindu menggigil dan menikmati cairan hangat yang menyusuri tubuh dengan detail Jakarta, Oktober 2015 Prajna Vita_ Aku rindu mengingat masa lalu yang tetap selalu terasa baru

Rasa?

Aku tak bisa menulis, aku tak bisa berkata, aku tak bisa bertutur. Aku bisu namun aku berbicara. Aku buta namun aku mengamati. Aku tidak peka namun aku merasa. Aku mati rasa namun aku tahu mana manis mana pahit. Aku diam namun aku berjalan. Aku tidak mencium namun aku tahu aroma apa. Hatiku hidup. Masih hidup dan bertahan dalam diriku. Aku gila? Tapi aku masih tahu arah. Aku waras namun otakku beku berpikir. Aku munafik namun aku jujur. Aku yakin namun aku bimbang. Aku fokus namun imajinasiku terlalu melebar. Aku sibuk namun aku bingung apa yang harus aku kerjakan. Lalu aku ini apa? Mayat hidup yang masih mempunyai otak untuk berpikir? Menyalahkan diri sendiri namun aku kagum dengan diriku sendiri. Memotivasi diri sendiri namun aku selalu menemukan titik gagal dan terpuruk. Mimpi! Aku bermimpi. Aku punya mimpi. Aku gunda dengan mimpiku. Aku terlalu fokus dengan hal-hal sepele yang menghambat mimpiku. Aku tidak mau kehilangan. Tidak mau kehilangan kau yang membantuku untu...

Mutlak Keseimbangan Atau Memiliki Perbandingan

Deru kereta api melaju cepat melewati setasiun demi stasiun. Mendekati stasiun transit di Manggarai, kereta mulai melambat. Kereta mulai berhenti dengan kecepatan rendah. Potret terlihat dari jendela kereta sebelah kanan membuatku bertanya dan menjawabnya sendiri. Pekerja pemotong besi. Bukan karena pekerjaannya yang hanya bisa menghasilkan uang sedikit. Bukan karena kerasnya tanah Jakarta. Bukan hanya karena usia yang tidak layak lagi. Pekerja pemotong besi, dengan menahan bunga api yang mampu mendekati kulit dan merusak matanya merupakan salah satu risiko. Aku tak mempermasalahkannya, hanya saja, aku membalikkan pada diriku sendiri. Semua memang membutuhkan teori, memahaminya memerlukan otak kanan. Namun, tanpa disadari setiap orang menggunakan kedua otak mereka dengan dominasi yang berbeda. Kecuali untuk anak-anak yang sekarang sudah melatih otak tengahnya agar dapat bekerja. Memotong besi memerlukan ketepatan perhitungan di sini. Bukan hanya membuat potongan tampak rap...

Kereta Import dari Jepang Segera dioperasikan

PT KAI masih melakukan perpanjangan peron untuk menambah gerbong kereta CommuterLine jurusan Jakarta-Bogor dan Bekasi-Jakarta. Kereta api yang diimport dari JR East Jepang 120 unit kereta, direncanakan akan dioperasikan dalam waktu dekat ini dan masih menunggu izin dikeluarkan dari pelabuhan Tanjung Priok. Kepala humas PT KCJ, Adli Hakim mengatakan, PT KAI membeli kereta tersebut untuk antisipasi meningkatnya pengguna kereta CommuterLine . “Kami mendatangkan 120 unit KRL dari Jepang. Saat ini sudah tahap kedua, untuk tahap pertama 30 unit, sedangkan tahap kedua 24 unit, jadi total sekarang 54 unit. Sejak kereta datang, kita harus melakukan berbagai proses persiapan, sehingga kereta belum bisa dioperasikan,” ujarnya. Persiapan perpanjangan peron dilakukan sejak dua minggu lalu di 15 stasiun, sedangkan 5 stasiun lainnya akan dilakukan tahun depan. Kereta yang awalnya terdiri dari delapan dan sepuluh gerbong itu akan bertambah menjadi 12 gerbong. Pembelian kereta api menghabiskan...

Jokowi PHP, FSPPB Tuntut Migas 100% Kepada Indonesia

Photo by Anggia Resti. D JAKARTA -Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menggelar unjuk rasa pada Kamis, 6 Agustus 2015. Aksi dilakukan di dua tempat, yaitu di Kementerian BUMN dan Istana Negara yang diikuti kurang lebih oleh 5000 serikat pekerja Pertamina dan Mahasiswa. FSPPB menyatakan, wilayah kerja migas yang sebelumnya dikelola pihak asing diminta untuk bisa dikembalikan kepada Perusahaan Milik Negara. Sebelumnya FSPPB memang memberikan apresiasi penuh kepada Pemerintah RI yang telah menyerahkan pengelolaan wilayah Kerja Mahakam sepenuhnya kepada Pertamina. Namun, pihak asing menguras minyak dan gas bumi di wilayah kerja Mahakam. Sementara itu, Ali, mahasiswa dari Universitas Soedirman Purwokerto, dalam orasinya meminta kepada Bapak Jokowi segera memutuskan pengelolaan migas sepenuhnya kepada Pemerintah. "Indonesia tidak akan bisa berdiri hanya dengan satu orang, karena itu yang kita butuhkan ialah peran dari mahasiswa dan masyarakat yang mempuny...

Karakter Burukmu Inspirasiku

Kau tahu rasanya ingin seperti mereka yang memiliki bakat, talenta, dan skill luar biasa? Kau tahu rasanya ingin mendapatkan hasil dari semua usaha yang sudah kau kejar dengan susah payah? Kau tahu rasanya mengagumi seseorang dan berusaha meniru? Tapi tak pernah membencinya, tak pernah ingin menyainginya, tak pernah ingin menjatuhkan, dan tak pernah mempunyai rasa iri padanya. Kesempatan menemukan seseorang itu, justru dapat menjadi semangat agar bisa menjadi sepertinya. Melibatkannya dalam kehidupanmu dan berdiskusi bersama untuk bisa belajar darinya. Itupun jika kau mempunyai karakter yang baik. Apakah kau tahu rasanya bisa meringankan beban orangtua? Apakah kau tahu rasanya ingin meringankan cemoohan orang tentang ketidakberhasilan mereka? Apakah kau tahu rasanya bisa membuat mereka lupa tentang penipuan yang pernah kau lakukan 5 tahun lalu? Apakah kau tahu rasanya bisa membuat mereka kagum terhadap keberhasilanmu. Bukan sekadar materi, bukan sekadar karya, tetapi kemampuan...

Akan Menjadi Apa dan Siapa

“Bahasa ialah ibu ilmu dari segala ilmu.” Itulah ungkapan pertama yang dilontarkan oleh dosen Bahasa Indonesia, Teguh Dewabrata, Drs., saat di kelas Penerbitan 4A. Tanpa adanya bahasa, ilmu memang tidak dapat disampaikan kepada orang lain. Maka dari itu, susunan bahasa yang baik dapat memberikan informasi yang menarik bagi pembaca atau penikmatnya. Ketika melakukan penyuntingan terhadap suatu tulisan, sangat membutuhkan teknik bahasa yang baik dan mendetail. Teknik bahasa yang perlu dikuasai ialah Bahasa Indonesia. Ketelitian dan pemilihan kata bukan hanya membuat sebuah tulisan menjadi informatif, tetapi juga menciptakan nilai estetika bahasa. Dosen Bahasa Indonesia ini pernah mengatakan, bahwa Beliau sangat menyenangi kedetailan, sehingga mempelajari ilmu bahasa tidak salah baginya. Ilmu bahasa yang didapatkan kini ditransferkannya kepada mahasiswa Penerbitan di PoliMedia. Bahasa Indonesia merupakan tulang punggung program studi Penerbitan, karena Penerbitan lebih fokus ...